Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global

Jakarta, 10 Februari 2026 –  Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya tiga risiko utama yang saling berkaitan atau yang dikenal sebagai triple threat. Menghadapi ini, Bittime, platform crypto exchange yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan alternatif fitur investasi jangka panjang, Staking dengan APY hingga 15%.
Sebelumnya, gejolak pasar ekonomi global bermula dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang  diketahui menunda perubahan kebijakan suku bunganya. Ketidakpastian mengenai kebijakan moneter ini kemudian menciptakan keraguan di kalangan pelaku pasar, yang pada akhirnya memicu penurunan minat terhadap instrumen keuangan yang memiliki fluktuasi tinggi. 
Data terbaru juga menunjukkan adanya kelesuan dalam penyerapan tenaga kerja yang sering kali dianggap sebagai sinyal awal melambatnya pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Bagi para investor, fenomena ini adalah peringatan akan berkurangnya daya beli dan potensi keuntungan perusahaan di masa depan. 
Akibatnya, banyak pelaku pasar yang memilih untuk memindahkan dana mereka dari aset digital fluktuatif seperti Bitcoin menuju aset digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust ($SLVON), yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset kripto.
Hal ini dipicu oleh pergeseran pandangan investor terhadap aset-aset “safe haven” atau aset pelindung nilai di tengah volatilitas ekonomi saat ini. Lebih lanjut, sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas.
Kehadiran aset kripto $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.
Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform pertukaran aset kripto resmi dan berizin di Indonesia, seperti Bittime.
Bertepatan dengan ini Bittime menghadirkan kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT dan $SLVON. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT atau $SLVON berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, investor dapat secara langsung memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru tanpa batas locked periode tertentu.  Ini berarti investor juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dari pertumbuhan nilai aset, sekaligus memberi kemudahan dalam mengakses atau memperdagangkan aset nya kapan saja.
Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan dan Pengamanan Maksimal

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan ini diwujudkan melalui optimalisasi kapasitas angkutan, peningkatan layanan stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan petugas operasional dan pengamanan, hingga penguatan layanan kesehatan serta antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dari aspek kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung saat ini mengoperasikan 24 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh reguler setiap harinya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 12.992 tempat duduk per hari, dengan total keseluruhan sebanyak 285.824 tempat duduk yang dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka sejak 25 Januari 2026. Hingga 9 Februari 2026, atau selama 16 hari masa penjualan, tercatat sebanyak 71.286 tiket telah dimiliki oleh pelanggan yang akan bepergian dengan kereta api. Tingginya minat masyarakat tercermin dari beberapa KA dengan tingkat okupansi di atas 100 persen, antara lain KA Kahuripan dengan okupansi 176 persen serta KA Kutojaya Selatan dengan okupansi 126 persen, yang menjadi KA dengan penjualan tertinggi hingga saat ini. Meskipun demikian masih terdapat sejumlah tiket lainnya untuk keberangkatan dari daop 2 bandung.
Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan di stasiun, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas layanan. Tercatat sebanyak 8 stasiun melayani loket KA Jarak Jauh, 5 stasiun menyediakan loket pembatalan, serta 3 stasiun dilengkapi layanan pelanggan (Customer Service). Selain itu, 21 stasiun telah menyediakan fasilitas Check-In Counter, 2 stasiun dilengkapi teknologi Face Recognition, serta 3 stasiun melayani loket KA Lokal, yaitu Stasiun Cipatat, Cianjur, dan Cibeber.
Kesiapan sarana perkeretaapian juga menjadi fokus utama. KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 30 armada lokomotif, serta 275 armada kereta dalam kondisi siap operasi. Seluruh sarana tersebut telah melalui pemeriksaan dan perawatan secara berkala guna memastikan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan KA, KAI Daop 2 Bandung melakukan penambahan petugas operasional di lapangan. Sebanyak 151 petugas Jalan Rel ekstra disiagakan, yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Jalur, Petugas Penjaga Perlintasan, serta Petugas Penjagaan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Di sisi pengamanan, KAI juga menyiapkan 778 personel, yang terdiri dari personel Polsus dan Security, personel kewilayahan rutin, serta personel pengamanan eksternal dari unsur TNI dan instansi terkait.
Mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung telah memetakan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang memiliki potensi resiko rawan tanah bergerak, longsor, banjir, serta jembatan rawan. Sebagai langkah mitigasi, KAI menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan di sejumlah titik strategis, yaitu di Stasiun Cibungur, Stasiun Purwakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Cibatu, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar.
Selain layanan utama, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Terdapat 14 petugas Customer Service Mobile yang disiagakan di Stasiun Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya. KAI juga menyiapkan 12 posko kesehatan di stasiun yang didukung oleh dokter umum, paramedis, serta kerja sama dengan rumah sakit terdekat di sepanjang lintas Daop 2 Bandung.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan layanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan ambulance yang standby di Stasiun Bandung, kursi roda, tandu, AED, tabung oksigen, serta ruang menyusui yang tersebar di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh persiapan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada pelanggan untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran sejak dini dan memanfaatkan layanan resmi KAI. Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung siap melayani perjalanan mudik Lebaran 2026 secara aman, nyaman, dan selamat,” ujar Kuswardojo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Utamakan Keselamatan dan Pelayanan, Jajaran Direksi KAI Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan kesiapan penuh dalam melayani masyarakat pada Mudik Lebaran 2026 dengan mengedepankan keselamatan perjalanan dan kualitas pelayanan. Seluruh elemen operasional disiapkan secara optimal untuk menjamin perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan inspeksi langsung oleh jajaran Direksi PT KAI bersama stakeholder terkait pada Selasa, 10 Februari 2026. Inspeksi dilakukan di wilayah kerja Daop 2 Bandung sebagai langkah memastikan kesiapan lintas dan fasilitas perkeretaapian menjelang masa angkutan Lebaran.
Inspeksi ini difokuskan terhadap kondisi prasarana di wilayah Daop 2 Bandung. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terkait kondisi rel, jembatan, wesel, sistem persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh infrastruktur berfungsi sesuai standar keselamatan.
Selain prasarana, kesiapan sarana dan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Awak kereta, petugas operasional, serta petugas pelayanan di stasiun dipastikan siap bertugas dengan mengedepankan disiplin keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan.
Kegiatan inspeksi ini menjadi bagian dari langkah antisipatif KAI dalam meminimalkan potensi gangguan operasional selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 nanti. Setiap hasil pemeriksaan di lapangan langsung ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama layanan KAI. “KAI tidak menawar dalam hal keselamatan. Inspeksi bersama Direksi dan stakeholder ini memastikan seluruh aspek operasional siap melayani lonjakan penumpang pada Mudik Lebaran 2026,” tegasnya.
Kuswardojo menambahkan, peningkatan pelayanan juga terus dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan, mulai dari kesiapan fasilitas stasiun, ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan, hingga kehadiran petugas yang responsif dan informatif.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, KAI Daop 2 Bandung optimistis Angkutan Mudik Lebaran 2026 dapat terselenggara dengan aman dan tertib. KAI mengajak masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian pelayanan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global

Jakarta, 10 Februari 2026 –  Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya tiga risiko utama yang saling berkaitan atau yang dikenal sebagai triple threat. Menghadapi ini, Bittime, platform crypto exchange yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan alternatif fitur investasi jangka panjang, Staking dengan APY hingga 15%.
Sebelumnya, gejolak pasar ekonomi global bermula dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang  diketahui menunda perubahan kebijakan suku bunganya. Ketidakpastian mengenai kebijakan moneter ini kemudian menciptakan keraguan di kalangan pelaku pasar, yang pada akhirnya memicu penurunan minat terhadap instrumen keuangan yang memiliki fluktuasi tinggi. 
Data terbaru juga menunjukkan adanya kelesuan dalam penyerapan tenaga kerja yang sering kali dianggap sebagai sinyal awal melambatnya pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Bagi para investor, fenomena ini adalah peringatan akan berkurangnya daya beli dan potensi keuntungan perusahaan di masa depan. 
Akibatnya, banyak pelaku pasar yang memilih untuk memindahkan dana mereka dari aset digital fluktuatif seperti Bitcoin menuju aset digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust ($SLVON), yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset kripto.
Hal ini dipicu oleh pergeseran pandangan investor terhadap aset-aset “safe haven” atau aset pelindung nilai di tengah volatilitas ekonomi saat ini. Lebih lanjut, sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas.
Kehadiran aset kripto $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.
Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform pertukaran aset kripto resmi dan berizin di Indonesia, seperti Bittime.
Bertepatan dengan ini Bittime menghadirkan kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT dan $SLVON. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT atau $SLVON berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, investor dapat secara langsung memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru tanpa batas locked periode tertentu.  Ini berarti investor juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dari pertumbuhan nilai aset, sekaligus memberi kemudahan dalam mengakses atau memperdagangkan aset nya kapan saja.
Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan dan Pengamanan Maksimal

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan ini diwujudkan melalui optimalisasi kapasitas angkutan, peningkatan layanan stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan petugas operasional dan pengamanan, hingga penguatan layanan kesehatan serta antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dari aspek kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung saat ini mengoperasikan 24 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh reguler setiap harinya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 12.992 tempat duduk per hari, dengan total keseluruhan sebanyak 285.824 tempat duduk yang dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka sejak 25 Januari 2026. Hingga 9 Februari 2026, atau selama 16 hari masa penjualan, tercatat sebanyak 71.286 tiket telah dimiliki oleh pelanggan yang akan bepergian dengan kereta api. Tingginya minat masyarakat tercermin dari beberapa KA dengan tingkat okupansi di atas 100 persen, antara lain KA Kahuripan dengan okupansi 176 persen serta KA Kutojaya Selatan dengan okupansi 126 persen, yang menjadi KA dengan penjualan tertinggi hingga saat ini. Meskipun demikian masih terdapat sejumlah tiket lainnya untuk keberangkatan dari daop 2 bandung.
Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan di stasiun, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas layanan. Tercatat sebanyak 8 stasiun melayani loket KA Jarak Jauh, 5 stasiun menyediakan loket pembatalan, serta 3 stasiun dilengkapi layanan pelanggan (Customer Service). Selain itu, 21 stasiun telah menyediakan fasilitas Check-In Counter, 2 stasiun dilengkapi teknologi Face Recognition, serta 3 stasiun melayani loket KA Lokal, yaitu Stasiun Cipatat, Cianjur, dan Cibeber.
Kesiapan sarana perkeretaapian juga menjadi fokus utama. KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 30 armada lokomotif, serta 275 armada kereta dalam kondisi siap operasi. Seluruh sarana tersebut telah melalui pemeriksaan dan perawatan secara berkala guna memastikan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan KA, KAI Daop 2 Bandung melakukan penambahan petugas operasional di lapangan. Sebanyak 151 petugas Jalan Rel ekstra disiagakan, yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Jalur, Petugas Penjaga Perlintasan, serta Petugas Penjagaan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Di sisi pengamanan, KAI juga menyiapkan 778 personel, yang terdiri dari personel Polsus dan Security, personel kewilayahan rutin, serta personel pengamanan eksternal dari unsur TNI dan instansi terkait.
Mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung telah memetakan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang memiliki potensi resiko rawan tanah bergerak, longsor, banjir, serta jembatan rawan. Sebagai langkah mitigasi, KAI menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan di sejumlah titik strategis, yaitu di Stasiun Cibungur, Stasiun Purwakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Cibatu, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar.
Selain layanan utama, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Terdapat 14 petugas Customer Service Mobile yang disiagakan di Stasiun Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya. KAI juga menyiapkan 12 posko kesehatan di stasiun yang didukung oleh dokter umum, paramedis, serta kerja sama dengan rumah sakit terdekat di sepanjang lintas Daop 2 Bandung.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan layanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan ambulance yang standby di Stasiun Bandung, kursi roda, tandu, AED, tabung oksigen, serta ruang menyusui yang tersebar di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh persiapan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada pelanggan untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran sejak dini dan memanfaatkan layanan resmi KAI. Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung siap melayani perjalanan mudik Lebaran 2026 secara aman, nyaman, dan selamat,” ujar Kuswardojo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Utamakan Keselamatan dan Pelayanan, Jajaran Direksi KAI Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan kesiapan penuh dalam melayani masyarakat pada Mudik Lebaran 2026 dengan mengedepankan keselamatan perjalanan dan kualitas pelayanan. Seluruh elemen operasional disiapkan secara optimal untuk menjamin perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan inspeksi langsung oleh jajaran Direksi PT KAI bersama stakeholder terkait pada Selasa, 10 Februari 2026. Inspeksi dilakukan di wilayah kerja Daop 2 Bandung sebagai langkah memastikan kesiapan lintas dan fasilitas perkeretaapian menjelang masa angkutan Lebaran.
Inspeksi ini difokuskan terhadap kondisi prasarana di wilayah Daop 2 Bandung. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terkait kondisi rel, jembatan, wesel, sistem persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh infrastruktur berfungsi sesuai standar keselamatan.
Selain prasarana, kesiapan sarana dan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Awak kereta, petugas operasional, serta petugas pelayanan di stasiun dipastikan siap bertugas dengan mengedepankan disiplin keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan.
Kegiatan inspeksi ini menjadi bagian dari langkah antisipatif KAI dalam meminimalkan potensi gangguan operasional selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 nanti. Setiap hasil pemeriksaan di lapangan langsung ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama layanan KAI. “KAI tidak menawar dalam hal keselamatan. Inspeksi bersama Direksi dan stakeholder ini memastikan seluruh aspek operasional siap melayani lonjakan penumpang pada Mudik Lebaran 2026,” tegasnya.
Kuswardojo menambahkan, peningkatan pelayanan juga terus dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan, mulai dari kesiapan fasilitas stasiun, ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan, hingga kehadiran petugas yang responsif dan informatif.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, KAI Daop 2 Bandung optimistis Angkutan Mudik Lebaran 2026 dapat terselenggara dengan aman dan tertib. KAI mengajak masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian pelayanan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global

Jakarta, 10 Februari 2026 –  Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya tiga risiko utama yang saling berkaitan atau yang dikenal sebagai triple threat. Menghadapi ini, Bittime, platform crypto exchange yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan alternatif fitur investasi jangka panjang, Staking dengan APY hingga 15%.
Sebelumnya, gejolak pasar ekonomi global bermula dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang  diketahui menunda perubahan kebijakan suku bunganya. Ketidakpastian mengenai kebijakan moneter ini kemudian menciptakan keraguan di kalangan pelaku pasar, yang pada akhirnya memicu penurunan minat terhadap instrumen keuangan yang memiliki fluktuasi tinggi. 
Data terbaru juga menunjukkan adanya kelesuan dalam penyerapan tenaga kerja yang sering kali dianggap sebagai sinyal awal melambatnya pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Bagi para investor, fenomena ini adalah peringatan akan berkurangnya daya beli dan potensi keuntungan perusahaan di masa depan. 
Akibatnya, banyak pelaku pasar yang memilih untuk memindahkan dana mereka dari aset digital fluktuatif seperti Bitcoin menuju aset digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust ($SLVON), yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset kripto.
Hal ini dipicu oleh pergeseran pandangan investor terhadap aset-aset “safe haven” atau aset pelindung nilai di tengah volatilitas ekonomi saat ini. Lebih lanjut, sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas.
Kehadiran aset kripto $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.
Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform pertukaran aset kripto resmi dan berizin di Indonesia, seperti Bittime.
Bertepatan dengan ini Bittime menghadirkan kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT dan $SLVON. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT atau $SLVON berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, investor dapat secara langsung memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru tanpa batas locked periode tertentu.  Ini berarti investor juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dari pertumbuhan nilai aset, sekaligus memberi kemudahan dalam mengakses atau memperdagangkan aset nya kapan saja.
Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan dan Pengamanan Maksimal

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan ini diwujudkan melalui optimalisasi kapasitas angkutan, peningkatan layanan stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan petugas operasional dan pengamanan, hingga penguatan layanan kesehatan serta antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dari aspek kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung saat ini mengoperasikan 24 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh reguler setiap harinya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 12.992 tempat duduk per hari, dengan total keseluruhan sebanyak 285.824 tempat duduk yang dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka sejak 25 Januari 2026. Hingga 9 Februari 2026, atau selama 16 hari masa penjualan, tercatat sebanyak 71.286 tiket telah dimiliki oleh pelanggan yang akan bepergian dengan kereta api. Tingginya minat masyarakat tercermin dari beberapa KA dengan tingkat okupansi di atas 100 persen, antara lain KA Kahuripan dengan okupansi 176 persen serta KA Kutojaya Selatan dengan okupansi 126 persen, yang menjadi KA dengan penjualan tertinggi hingga saat ini. Meskipun demikian masih terdapat sejumlah tiket lainnya untuk keberangkatan dari daop 2 bandung.
Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan di stasiun, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas layanan. Tercatat sebanyak 8 stasiun melayani loket KA Jarak Jauh, 5 stasiun menyediakan loket pembatalan, serta 3 stasiun dilengkapi layanan pelanggan (Customer Service). Selain itu, 21 stasiun telah menyediakan fasilitas Check-In Counter, 2 stasiun dilengkapi teknologi Face Recognition, serta 3 stasiun melayani loket KA Lokal, yaitu Stasiun Cipatat, Cianjur, dan Cibeber.
Kesiapan sarana perkeretaapian juga menjadi fokus utama. KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 30 armada lokomotif, serta 275 armada kereta dalam kondisi siap operasi. Seluruh sarana tersebut telah melalui pemeriksaan dan perawatan secara berkala guna memastikan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan KA, KAI Daop 2 Bandung melakukan penambahan petugas operasional di lapangan. Sebanyak 151 petugas Jalan Rel ekstra disiagakan, yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Jalur, Petugas Penjaga Perlintasan, serta Petugas Penjagaan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Di sisi pengamanan, KAI juga menyiapkan 778 personel, yang terdiri dari personel Polsus dan Security, personel kewilayahan rutin, serta personel pengamanan eksternal dari unsur TNI dan instansi terkait.
Mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung telah memetakan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang memiliki potensi resiko rawan tanah bergerak, longsor, banjir, serta jembatan rawan. Sebagai langkah mitigasi, KAI menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan di sejumlah titik strategis, yaitu di Stasiun Cibungur, Stasiun Purwakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Cibatu, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar.
Selain layanan utama, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Terdapat 14 petugas Customer Service Mobile yang disiagakan di Stasiun Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya. KAI juga menyiapkan 12 posko kesehatan di stasiun yang didukung oleh dokter umum, paramedis, serta kerja sama dengan rumah sakit terdekat di sepanjang lintas Daop 2 Bandung.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan layanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan ambulance yang standby di Stasiun Bandung, kursi roda, tandu, AED, tabung oksigen, serta ruang menyusui yang tersebar di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh persiapan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada pelanggan untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran sejak dini dan memanfaatkan layanan resmi KAI. Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung siap melayani perjalanan mudik Lebaran 2026 secara aman, nyaman, dan selamat,” ujar Kuswardojo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Utamakan Keselamatan dan Pelayanan, Jajaran Direksi KAI Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan kesiapan penuh dalam melayani masyarakat pada Mudik Lebaran 2026 dengan mengedepankan keselamatan perjalanan dan kualitas pelayanan. Seluruh elemen operasional disiapkan secara optimal untuk menjamin perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan inspeksi langsung oleh jajaran Direksi PT KAI bersama stakeholder terkait pada Selasa, 10 Februari 2026. Inspeksi dilakukan di wilayah kerja Daop 2 Bandung sebagai langkah memastikan kesiapan lintas dan fasilitas perkeretaapian menjelang masa angkutan Lebaran.
Inspeksi ini difokuskan terhadap kondisi prasarana di wilayah Daop 2 Bandung. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terkait kondisi rel, jembatan, wesel, sistem persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh infrastruktur berfungsi sesuai standar keselamatan.
Selain prasarana, kesiapan sarana dan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Awak kereta, petugas operasional, serta petugas pelayanan di stasiun dipastikan siap bertugas dengan mengedepankan disiplin keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan.
Kegiatan inspeksi ini menjadi bagian dari langkah antisipatif KAI dalam meminimalkan potensi gangguan operasional selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 nanti. Setiap hasil pemeriksaan di lapangan langsung ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama layanan KAI. “KAI tidak menawar dalam hal keselamatan. Inspeksi bersama Direksi dan stakeholder ini memastikan seluruh aspek operasional siap melayani lonjakan penumpang pada Mudik Lebaran 2026,” tegasnya.
Kuswardojo menambahkan, peningkatan pelayanan juga terus dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan, mulai dari kesiapan fasilitas stasiun, ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan, hingga kehadiran petugas yang responsif dan informatif.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, KAI Daop 2 Bandung optimistis Angkutan Mudik Lebaran 2026 dapat terselenggara dengan aman dan tertib. KAI mengajak masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian pelayanan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES